Langsung ke konten utama

Tugas 9 [Hani] Latches, FF dan Timer

Nama: Hani Rahmawati

Kelas: 2D

NIM: 2103015118

Latches, FF Dan Timer

Latch adalah elemen rangkaian yang mengubah output berdasarkan input saat ini, input sebelumnya, dan output sebelumnya. Ini sangat sederhana dalam konstruksinya karena kita perlu mengirim input ke sana dan akan mendapatkan output di sisi lain.

Flip-flop adalah suatu rangkaian elektronika yang memiliki dua kondisi stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Flip Flop merupakan pengaplikasian gerbang logika yang bersifat Multivibrator Bistabil. Dikatakan Multibrator Bistabil karena kedua tingkat tegangan keluaran pada Multivibrator tersebut adalah stabil dan hanya akan mengubah situasi tingkat tegangan keluarannya saat dipicu (trigger).  Flip-flop mempunyai dua Output (Keluaran) yang salah satu outputnya merupakan komplemen Output yang lain.

Flip-flop Elektronik yang pertama kali ditemukan oleh dua orang ahli fisika Inggris William Eccles and F. W. Jordan pada tahun 1918 ini merupakan dasar dari penyimpan data memory pada komputer maupun Smartphone.  Flip-flop juga dapat digunakan sebagai penghitung detak dan sebagai penyinkronsasian input sinyal waktu variabel untuk beberapa sinyal waktu referensi.

1.      JK Flip-Flop (Master Slave JK Flip-Flop)

 

2.      RS Flip-Flop


RS FF ini adalah dasar dari semua Flip-flop yang memiliki 2 gerbang inputan / masukan yaitu R dan S.  R artinya “RESET” dan S artinya “SET”.  Flip-flop yang satu ini mempunyai 2 keluaran / outputyaitu Q dan Q`.

Bila S diberi logika 1 dan R diberi logika 0, maka output Q akan berada pada logika 0 dan Q not pada logika 1. Bila R diberi logika 1 dan S diberi logika 0 maka keadaan output akan berubah menjadi Q berada pada logik 1 dan Q not pada logika 0. Sifat paling penting dari Flip-Flop adalah bahwa sistem ini dapat menempati salah satu dari dua keadaan stabil yaitu stabil I diperoleh saat Q =1 dan Q not = 0, stabil ke II diperoleh saat Q=0 dan Q not .

3.      D Flip-Flop


D Flip-flop merupakan salah satu jenis Flip-flop yang dibangun dengan menggunakan Flip-flop RS. Perbedaan dengan Flip-flop RS terletak pada inputan R, pada D Flip-flop inputan R terlebih dahulu diberi gerbang NOT. maka setiap masukan ke D FF ini akan memberi keadaan yang berbeda pada input RS, dengan demikian hanya terdapat 2 keadaan “SET” dan “RESET”  S=0 dan R=1 atau S=1 dan R=0, jadi dapat disi. Berikut adalah gambar dari symbol dan data sheet D Flip – flop.

4.      CRS Flip-Flop

Adalah clocked RS-FF yang dilengkapi dengan sebuah terminal pulsa clock. Pulsa clock ini berfungsi mengatur keadaan Set dan Reset. Bila pulsa clock berlogik 0, maka perubahan logik pada input R dan S tidak akan mengakibatkan perubahan pada output Q dan Qnot. Akan tetapi apabila pulsa clock berlogik 1, maka perubahan pada input R dan S dapat mengakibatkan perubahan pada output Q dan Q not. Berikut adalah gambar dari Symbol dan Tabel kebenaran dari RS Flip – flop.

5.      T Flip-Flop


T Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang telah di buat  dengan menggunakan flip-flop J-K yang kedua inputnya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flip-flop yang memiliki watak membalik output sebelumnya jika inputannya tinggi dan outputnya akan tetap jika inputnya rendah. Berikut adalah gambar tabel kebenaran gerbang logika dan symbol dari T Flip – flop.

Contoh soal

1.      nama lain atau nama yang dikenal terlebih dahulu sebelum flip-flop adalah

a.       SR flip-flop

b.      Decoder

c.       JK flip-flop

d.      multivibrator-bistabil

2.     RS flip-flop dapat di buat dari kombinasi gerbang

a.       AND dan OR

b.      NOT dan AND

c.       NAND dan NOR

d.      NAND dan OR

3.     rangkaian Flip-Flop yang mempunyai 2 jalan keluar dan memiliki 2 masukan yaitu R adalah

a.       D Flip-Flop

b.      SR Flip-flop

c.       T Flip-flop

d.      JK flip-

 Sumber Penugasan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 8 [Hani] Function of Combination Logical

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Function of combination logical Rangkaian logika kombinasional atau rangkaian logika waktu-independen dalam teori rangkaian digital dapat didefinisikan sebagai jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja. Operasi rangkaian logika kombinasional berlangsung seketika dan rangkaian ini tidak memiliki memori atau loop umpan balik. Logika kombinasional ini berbeda dibandingkan dengan rangkaian logika sekuensial di mana outputnya bergantung pada input yang ada dan juga pada input sebelumnya. Dengan demikian, dapat di katakan bahwa logika kombinasional tidak memiliki memori, sedangkan logika sekuensial menyimpan input sebelumnya dalam memorinya. Oleh karena itu, jika input rangkaian logika kombinasional berubah, maka outputnya juga berubah. Rangkaian Logika Kombinasi| Apa itu Rangkaian Logika Kombinasional Sirkuit kombinasio...

Tugas 3 [Hani] Sistem Bilangan

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Sistem Bilangan, Operasi dan Kode Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan salah satu dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Dalam system operasi dan kode disini terdapat 4 sistem bilangan yaitu decimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Pada bilangan decimal, dalam setiap bilangan tersebut akan terdiri dari 10 digit yaitu 0 sampai dengan 9. Sedangkan pada bilangan biner, system bilangan biner merupakan salah satu cara lain untuk melambangkan kuantitas dimana 1 (HIGH) dan 0 (LOW). Pada system bilangan biner tersebut, mempunyai nilai basis 2 dengan nilai pada setiap posisinya dibagi menjadi dua factor yang terdiri dari positivr powers of two dan negative powers of two. Aplikasi digital merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah bangunan hitungan biner sederhana. P...

Tugas 5 [Hani Rahmawati] Aljabar Boolean

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118     Aturan-aturan Aljabar Boolean Hukum dan Aljabar Boolean Boolean aljabar adalah aljabar yang berhubungan dengan variabel biner dan operasi logika, dimana aljabar boolean adalah sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR". Aljabar Boolean adalah sistem matematika yang didasarkan pada logika yang memiliki seperangkat aturan atau hukum yang berguna dalam menentukan, mengurangi atau mengekspresikan ekspresi Boolean. Hukum-hukum aljabar Boolean: a.      Hukum komutatif penjumlahan Hukum Komutatif menjelaskan bahwa penukaran atau perubahan urutan variabel input atau sinyal masukan sama sekali tidak mempengaruhi variabel output suatu rangkaian logika. A + B = B + A Hukum Perkalian komutatif A . B = B . A b.      Hukum asosiatif penjumlahan Hukum Asosiatif menjelaskan bahwa perubahan urutan penyelesaian operasi pada variabel tid...