Langsung ke konten utama

Tugas 8 [Hani] Function of Combination Logical

Nama: Hani Rahmawati

Kelas: 2D

NIM: 2103015118

Function of combination logical

Rangkaian logika kombinasional atau rangkaian logika waktu-independen dalam teori rangkaian digital dapat didefinisikan sebagai jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja. Operasi rangkaian logika kombinasional berlangsung seketika dan rangkaian ini tidak memiliki memori atau loop umpan balik. Logika kombinasional ini berbeda dibandingkan dengan rangkaian logika sekuensial di mana outputnya bergantung pada input yang ada dan juga pada input sebelumnya. Dengan demikian, dapat di katakan bahwa logika kombinasional tidak memiliki memori, sedangkan logika sekuensial menyimpan input sebelumnya dalam memorinya. Oleh karena itu, jika input rangkaian logika kombinasional berubah, maka outputnya juga berubah.

Rangkaian Logika Kombinasi| Apa itu Rangkaian Logika Kombinasional

Sirkuit kombinasional adalah jenis sirkuit di mana input saat ini hanya dapat mengubah output saat ini. Rangkaian ini disebut juga rangkaian clock independent karena untuk pengoperasiannya tidak memerlukan clock. Sirkuit ini tidak memiliki elemen memori atau jalur umpan balik, sehingga sirkuit tidak dapat menyimpan data apa pun. Rangkaian kombinasional dapat dirancang dengan menggabungkan gerbang logika. Rangkaian yang digunakan dalam logika kombinasional digunakan sebagai coding, decoding, deteksi kesalahan, manipulasi, dll. Rangkaian dasar logika kombinasional adalah multiplexer, decoder, encoder, shitter, Adder, Subtractor, dll.

Desain Rangkaian Gerbang Logika Kombinasi

Rangkaian logika kombinasional ini dirancang untuk menghasilkan keluaran tertentu dari masukan tertentu. Desain logika kombinasional dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode seperti jumlah produk dan produk jumlah. Rangkaian logika kombinasional umumnya dirancang dengan cara menghubungkan atau menggabungkan gerbang logika dasar seperti NAND, NOR, dan NOT. Oleh karena itu, gerbang logika ini disebut sebagai blok bangunan. Rangkaian logika ini dapat berupa rangkaian yang sangat sederhana atau rangkaian yang sangat kompleks atau rangkaian kombinasional besar yang dapat dirancang hanya dengan menggunakan gerbang logika universal seperti gerbang NAND dan NOR.

Diagram Logika (Logic Diagram)

Representasi grafis dari fungsi logika kombinasional menggunakan gerbang logika disebut sebagai diagram logika. Diagram logika untuk tabel kebenaran fungsi logika dan ekspresi Boolean yang dibahas di atas dapat diwujudkan seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Sirkuit logika kombinasional dapat juga disebut sebagai sirkuit pengambilan keputusan, karena dirancang menggunakan gerbang logika individu. Logika kombinasional adalah proses menggabungkan gerbang logika untuk memproses dua atau lebih input yang diberikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan setidaknya satu sinyal output berdasarkan fungsi logika masing-masing gerbang logika.

Klasifikasi Gerbang Logika Kombinasi

Rangkaian logika kombinasional dapat diklasifikasikan ke dalam berbagai jenis berdasarkan tujuan penggunaannya, seperti fungsi aritmatika & logika, transmisi data, dan pengubah kode. Untuk menyelesaikan fungsi aritmatika dan logika umumnya kita menggunakan penjumlahan, pengurangan, dan pembanding yang umumnya diwujudkan dengan menggabungkan berbagai gerbang logika yang disebut rangkaian logika kombinasional. Demikian pula, untuk transmisi data, kami menggunakan multiplexer, demultiplexer, encoder, dan decoder yang juga direalisasikan menggunakan logika kombinasional. Konverter kode seperti biner, BCD, dan 7-segmen dirancang menggunakan berbagai rangkaian logika. Faktanya, logika kombinasional paling sering digunakan dalam rangkaian tipe multiplexer dan demultiplexer. Jika beberapa input atau output terhubung ke jalur sinyal umum, maka gerbang logika digunakan untuk mendekode alamat untuk memilih input data tunggal atau saklar output.

Contoh soal!

1.     Apa saja rangkaian dasar logika kombisional, kecuali…

a.     Multiplexer

b.     Decoder

c.     Encoder

d.     Record

2.     Jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja disebut…

a.     Biner

b.     Sistem bilangan

c.     Rangkaian logika kombisional

d.     Gerbang logika

3.     Gerbang AND akan menghasilkan nilai TRUE hanya jika semua inputnya bernilai …

a.      False

b.     Negatif

c.     0

d.     True

 

Sumber penugasan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 3 [Hani] Sistem Bilangan

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Sistem Bilangan, Operasi dan Kode Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan salah satu dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Dalam system operasi dan kode disini terdapat 4 sistem bilangan yaitu decimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Pada bilangan decimal, dalam setiap bilangan tersebut akan terdiri dari 10 digit yaitu 0 sampai dengan 9. Sedangkan pada bilangan biner, system bilangan biner merupakan salah satu cara lain untuk melambangkan kuantitas dimana 1 (HIGH) dan 0 (LOW). Pada system bilangan biner tersebut, mempunyai nilai basis 2 dengan nilai pada setiap posisinya dibagi menjadi dua factor yang terdiri dari positivr powers of two dan negative powers of two. Aplikasi digital merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah bangunan hitungan biner sederhana. P...

Tugas 5 [Hani Rahmawati] Aljabar Boolean

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118     Aturan-aturan Aljabar Boolean Hukum dan Aljabar Boolean Boolean aljabar adalah aljabar yang berhubungan dengan variabel biner dan operasi logika, dimana aljabar boolean adalah sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR". Aljabar Boolean adalah sistem matematika yang didasarkan pada logika yang memiliki seperangkat aturan atau hukum yang berguna dalam menentukan, mengurangi atau mengekspresikan ekspresi Boolean. Hukum-hukum aljabar Boolean: a.      Hukum komutatif penjumlahan Hukum Komutatif menjelaskan bahwa penukaran atau perubahan urutan variabel input atau sinyal masukan sama sekali tidak mempengaruhi variabel output suatu rangkaian logika. A + B = B + A Hukum Perkalian komutatif A . B = B . A b.      Hukum asosiatif penjumlahan Hukum Asosiatif menjelaskan bahwa perubahan urutan penyelesaian operasi pada variabel tid...