Langsung ke konten utama

Tugas 2 [Hani] Rangkuman Konsep Digital

Nama: Hani Rahmawati

Kelas: 2D

NIM: 2103015118


Konsep-konsep Digital

Kata digital sendiri diturunkan dari cara computer membentuk proses perhitungan, dengan menghitung dari digit bilangan yang ada. Aplikasi teknologi digital ini sendiri meliputi Televisi, system komunikasi, radar, navigasi dan system pemanduan, system militer, instrument kedokteran, pengaturan proses industry dan lain-lain. Pada kuantitas analog sendiri, mempunyai nilai-nilai yang kontinu, sedangkan kuantitas pada analog memiliki seperangkat berupa nilai-nilai diskrit.

Kuantitas analog ini sendiri merupakan sebuah kuantitas yang dilambangkan sebagai tegangan, arus atau pergerakan meter yang sebanding dengan nilai kuantitasnya, sedangkan kuantitas digital merupakan kuantitas yang dilambangkan dengan ketidak sebandingan kuantitas tetapi dengan symbol yang dinamakan digit. Pada keuntungan system digital terhadap system dialog ini sendiri meliputi lebih handalnya system tersebut dari pada system analog, hal tersebut terjadi karena adanya kekebalan yang lebih baik terhadap noise dan keakuratan system yang ada. Selain itu, system ini sendiri termasuk kedalam mudah dalam perancangannya (tidak membutuhkan keahlian matematika kusus untuk menggambarkan perlakuan rangkaian digital atau logika sederhana.

 Kecepatan dan ke ekonomisan pada system ini juga tidak perlu diragukan, karena sebuah elemen logika digital dapat menghasilkan sebuah keluaran lebih kecil dari pada 10 nanosecond dan karena adanya penggabungan jutaan elemen logika digital dalam sebuah chip tunggal menghasilkan IC berbiaya rendah. Dan yang terakhir, system ini juga dapat di program kedalam sebuah komponen.

Sebuah system pada elektronika analog, dapat dipergunakan untuk orang banyak guna penggunaan amplifier suara yang akan dapat terdengar oleh pendengar yang banyak walau dengan jarak yang berjauhan. Sedangkan pada metode system digital dan analog, Compact Disk (CD) player merupakan sebuah contoh system yang menggunakan kedua system dari digital maupun analog.

Pada konsep-konsep digital sendiri meliputi beberapa macam oprasi, yaitu operasi logika dasar, operasi NOT, operasi AND, serta ada juga operasi OR. Selain itu, terdapat juga beberapa fungsi logika dasar salah satunya yaitu ada fungsi rangkaian terpadu tetap. Fungsi rangkaian terpadu tetap ini meliputi Dual in line package (DIP), Small outline IC (SOIC), flat pack (FP), plastic leaded chip carrier (PLCC), dan yang terakhir ada leadless caramic chip carrier (LCCC). 


Sumber Penugasan:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 8 [Hani] Function of Combination Logical

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Function of combination logical Rangkaian logika kombinasional atau rangkaian logika waktu-independen dalam teori rangkaian digital dapat didefinisikan sebagai jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja. Operasi rangkaian logika kombinasional berlangsung seketika dan rangkaian ini tidak memiliki memori atau loop umpan balik. Logika kombinasional ini berbeda dibandingkan dengan rangkaian logika sekuensial di mana outputnya bergantung pada input yang ada dan juga pada input sebelumnya. Dengan demikian, dapat di katakan bahwa logika kombinasional tidak memiliki memori, sedangkan logika sekuensial menyimpan input sebelumnya dalam memorinya. Oleh karena itu, jika input rangkaian logika kombinasional berubah, maka outputnya juga berubah. Rangkaian Logika Kombinasi| Apa itu Rangkaian Logika Kombinasional Sirkuit kombinasio...

Tugas 3 [Hani] Sistem Bilangan

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Sistem Bilangan, Operasi dan Kode Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan salah satu dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Dalam system operasi dan kode disini terdapat 4 sistem bilangan yaitu decimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Pada bilangan decimal, dalam setiap bilangan tersebut akan terdiri dari 10 digit yaitu 0 sampai dengan 9. Sedangkan pada bilangan biner, system bilangan biner merupakan salah satu cara lain untuk melambangkan kuantitas dimana 1 (HIGH) dan 0 (LOW). Pada system bilangan biner tersebut, mempunyai nilai basis 2 dengan nilai pada setiap posisinya dibagi menjadi dua factor yang terdiri dari positivr powers of two dan negative powers of two. Aplikasi digital merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah bangunan hitungan biner sederhana. P...

Tugas 5 [Hani Rahmawati] Aljabar Boolean

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118     Aturan-aturan Aljabar Boolean Hukum dan Aljabar Boolean Boolean aljabar adalah aljabar yang berhubungan dengan variabel biner dan operasi logika, dimana aljabar boolean adalah sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR". Aljabar Boolean adalah sistem matematika yang didasarkan pada logika yang memiliki seperangkat aturan atau hukum yang berguna dalam menentukan, mengurangi atau mengekspresikan ekspresi Boolean. Hukum-hukum aljabar Boolean: a.      Hukum komutatif penjumlahan Hukum Komutatif menjelaskan bahwa penukaran atau perubahan urutan variabel input atau sinyal masukan sama sekali tidak mempengaruhi variabel output suatu rangkaian logika. A + B = B + A Hukum Perkalian komutatif A . B = B . A b.      Hukum asosiatif penjumlahan Hukum Asosiatif menjelaskan bahwa perubahan urutan penyelesaian operasi pada variabel tid...