Langsung ke konten utama

Tugas 14 oleh: [Hani][2103015118] Membuat Soal dan Jawaban

Nama: Hani Rahmawati
Kelas: 2D
NIM: 2103015118

1. Kuantitas yang di lambangkan dengan ketidak sebandingan kuantitas tetapi dengan simbol symbol disebut?
    a. Analog
    b. Sistem Informasi
    c. Digital
    d. Kuantitas
Jawab: C
2. System bilangan biner menggunakan berapa digit?
    a. 5 digit
    b. 3 digit
    c. 6 digit
    d. 2 digit
Jawab: B
3. sistem bilangan terdiri dari….
    a. Desimal dan octal
    b. Decimal dan Penjumlahan
    c. Hexadecimal dan Perkalian
    d. Octal dan Pembagian
Jawab: A
4. Rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah disebut…
    a. Hukum Aljabar
    b. Aljabar Boolean
    c. Gerbang Logika
    d. Sistem Bilangan
Jawab: C
5. Penukaran atau perubahan urutan variable adalah hukum….
    a. Distributif
    b. Asosiatif
    c. Komutatif
    d. Pembagian
Jawab: C
6. Sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR" adalah….
    a. Aljabar Boolean
    b. Matriks
    c. Sistem Bilangan
    d. Aritmatika
Jawab: A
7. sebuah metode untuk menyederhanakan fungsi persamaan logika adalah…
    a. Peta Karnaugh
    b. Aljabar Boolean
    c. Asosiatif
    d. Sistem Bilangan
Jawab: A
8. Peta karnaugh (atau K-Map) diperkenalkan oleh Maurice Karnaugh pada tahun…
    a. 1997
    b. 1953
    c. 2000
    d. 1876
Jawab: B
9. 1 byte sama nilainya dengan…
    a. 2 bit
    b. 4 bit
    c. 6 bit
    d. 8 bit
Jawab: D
10. X = A + B merupakan fungsi dari gerbang logika…
    a. NOT
    b. AND
    c. EX-OR
    d. OR
Jawab: D
11. Jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja disebut…
    a. Biner
    b. Octal
    c. Rangkaian Logika Kombisional
    d. Gerbang Logika
Jawab: C
12. Apa saja rangkaian dasar logika kombisional, kecuali…
    a. Multiplexer
    b. Decoder
    c. Encoder
    d. Recorder
Jawab: D
13. Gerbang AND akan menghasilkan nilai TRUE hanya jika semua inputnya bernilai …
    a. False
    b. Negatif
    c. 0
    d. True
Jawab: D
14. RS flip-flop dapat di buat dari kombinasi gerbang...
    a. AND dan OR
    b. NOT dan AND
    c. NAND dan NOR
    d. NAND dan OR
Jawab: B
15. nama lain atau nama yang dikenal terlebih dahulu sebelum flip-flop adalah...
    a. SR flip-flop
    b. Decoder
    c. JK flip-flop
    d. Multivibrator-bistabil
Jawab: D
16. Rangkaian berupa flip-flop yang bisa menyimpan sebuah data yang merupakan kode biner dan mampu menyimpan dalam jumlah atau kapasitas yang sangat banyak atau jumlahnya melebihi dari yang seharunya adalah...
    a. Decoder
    b. Multiplexer
    c. Demultipllexer
    d. Register
Jawab: D
17. Dalam register geser flip-flop yang saling dikoneksi menyebabkan isinya dapat digeserkan dari satu flip-flop ke flip-flop yang lain, ke kiri atau ke kanan atas perintah...
    a. Enter
    b. SSR
    c. Selector line
    d. clock
Jawab: D
18. Jenis register geser dengan input dan output data secara pararel adalah...
    a. PISO
    b. PIPO
    c. SISO
    d. SIPO
Jawab: B
19. Rangkaian yang berfungsi sebagai penghitungan angka secara cepat baik itu perhitungan maju maupun mundur disebut…
    a. Flip-Flop
    b. Multiplexer
    c. Adder
    d. Counter
Jawab: D
20. menghitung banyaknya pulsa yang masuk serangkaiancounter adalah fungsi...
    a. multivibrator
    b. T Flip-Flop
    c. Binerycounter
    d. Upcounter
Jawab: C

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 8 [Hani] Function of Combination Logical

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Function of combination logical Rangkaian logika kombinasional atau rangkaian logika waktu-independen dalam teori rangkaian digital dapat didefinisikan sebagai jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja. Operasi rangkaian logika kombinasional berlangsung seketika dan rangkaian ini tidak memiliki memori atau loop umpan balik. Logika kombinasional ini berbeda dibandingkan dengan rangkaian logika sekuensial di mana outputnya bergantung pada input yang ada dan juga pada input sebelumnya. Dengan demikian, dapat di katakan bahwa logika kombinasional tidak memiliki memori, sedangkan logika sekuensial menyimpan input sebelumnya dalam memorinya. Oleh karena itu, jika input rangkaian logika kombinasional berubah, maka outputnya juga berubah. Rangkaian Logika Kombinasi| Apa itu Rangkaian Logika Kombinasional Sirkuit kombinasio...

Tugas 3 [Hani] Sistem Bilangan

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Sistem Bilangan, Operasi dan Kode Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan salah satu dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Dalam system operasi dan kode disini terdapat 4 sistem bilangan yaitu decimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Pada bilangan decimal, dalam setiap bilangan tersebut akan terdiri dari 10 digit yaitu 0 sampai dengan 9. Sedangkan pada bilangan biner, system bilangan biner merupakan salah satu cara lain untuk melambangkan kuantitas dimana 1 (HIGH) dan 0 (LOW). Pada system bilangan biner tersebut, mempunyai nilai basis 2 dengan nilai pada setiap posisinya dibagi menjadi dua factor yang terdiri dari positivr powers of two dan negative powers of two. Aplikasi digital merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah bangunan hitungan biner sederhana. P...

Tugas 5 [Hani Rahmawati] Aljabar Boolean

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118     Aturan-aturan Aljabar Boolean Hukum dan Aljabar Boolean Boolean aljabar adalah aljabar yang berhubungan dengan variabel biner dan operasi logika, dimana aljabar boolean adalah sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR". Aljabar Boolean adalah sistem matematika yang didasarkan pada logika yang memiliki seperangkat aturan atau hukum yang berguna dalam menentukan, mengurangi atau mengekspresikan ekspresi Boolean. Hukum-hukum aljabar Boolean: a.      Hukum komutatif penjumlahan Hukum Komutatif menjelaskan bahwa penukaran atau perubahan urutan variabel input atau sinyal masukan sama sekali tidak mempengaruhi variabel output suatu rangkaian logika. A + B = B + A Hukum Perkalian komutatif A . B = B . A b.      Hukum asosiatif penjumlahan Hukum Asosiatif menjelaskan bahwa perubahan urutan penyelesaian operasi pada variabel tid...