Langsung ke konten utama

Tugas 10 PTI Basis Data : Hani Rahmawati “2103015118”


Assalamu'alaikum Wr.Wb


Nama: Hani Rahmawati

Kelas: 1C

Teknik Informatika


BASIS DATA


DEFINISI

Himpunan kelompok data yang saling terhubung dan diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali secara cepat dan mudah.

kumpulan data dalam bentuk file/tabel/arsip yang saling berhubungan dan tersimpan dalam media penyimpanan elektronis, untuk memudahkan dalam pengaturan, pemilahan, pengelompokan dan pengorganisasian data sesuai tujuan.

Dengan data seseorang dapat menyimpan sebuah informasi, seperti data mahasiswa, kepegawaian atau produk ke dalam media penyimpanan elektronis seperti cakram magnetis (disk) melalui perangkat komputer, Untuk kemudian data tersebut dapat kita gunakan sesuai keperluan.


SISTEM BASIS DATA (BDMS)

Sistem basis data adalah sistem yang terdiri atas kumpulan tabel data yang saling berhubungan dan kumpulan program yang memungkinkan beberapa pengguna atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi tabel tabel data tersebut.


TUJUAN BASIS DATA

- Kecepatan dan Kemudahan 
- Efisien Ruang Penyimpanan
- Keteraedian 
- Kelengkapan 
- Keamanan 
- Kebersamaan 



MANFAAT BASIS DATA

- Kecepatan dan Kemudahan 
- Dapat digunakan Bersama 
- Kontrol data Terpusat
- Perangkat Hemat Biaya
- Memfasilitasi Pembuatan Aplikasi Baru



KOMPONEN BASIS DATA

- Perangkat Keras ( hardware)
- Sistem Operasi ( OS )
- Basis Data ( database )
- Sistem Pengelolaan Basis Data  ( DBMS )
- User (Pemakai )



JENIS PEMAKAIAN BASIS DATA

- Programmer Aplikasi ( PA )
- Casual User ( tidak tetap ) 
- Naive User 
- Specialized User 
- Optional Sofware


KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE 

1.    Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsisten
2.    Terpeliharanya keselarasan data
3.    Data dapat dipakai secara bersama-sama 
4.    Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan
5.    Terpeliharanya intergritas data
6.    Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi 
7.    Program / data independen



KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE 

1.    Mahal dalamimplementasinya
2.    Rumit / komplek
3.    Penanganan proses recovery & backup sulit
4.    Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

https://onlinelearning.uhamka.ac.id/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 8 [Hani] Function of Combination Logical

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Function of combination logical Rangkaian logika kombinasional atau rangkaian logika waktu-independen dalam teori rangkaian digital dapat didefinisikan sebagai jenis rangkaian logika digital yang diimplementasikan menggunakan rangkaian Boolean, di mana output rangkaian logika adalah fungsi murni dari input yang ada saja. Operasi rangkaian logika kombinasional berlangsung seketika dan rangkaian ini tidak memiliki memori atau loop umpan balik. Logika kombinasional ini berbeda dibandingkan dengan rangkaian logika sekuensial di mana outputnya bergantung pada input yang ada dan juga pada input sebelumnya. Dengan demikian, dapat di katakan bahwa logika kombinasional tidak memiliki memori, sedangkan logika sekuensial menyimpan input sebelumnya dalam memorinya. Oleh karena itu, jika input rangkaian logika kombinasional berubah, maka outputnya juga berubah. Rangkaian Logika Kombinasi| Apa itu Rangkaian Logika Kombinasional Sirkuit kombinasio...

Tugas 3 [Hani] Sistem Bilangan

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118 Sistem Bilangan, Operasi dan Kode Sistem Biner dan Kode – kode digital merupakan salah satu dasar untuk komputer dan elektronika digital secara umum. Operasi aritmatika dengan bilangan biner akan dibahas untuk memberikan dasar pengertian bagaimana komputer dan jenis – jenis perangkat digital lain bekerja. Dalam system operasi dan kode disini terdapat 4 sistem bilangan yaitu decimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Pada bilangan decimal, dalam setiap bilangan tersebut akan terdiri dari 10 digit yaitu 0 sampai dengan 9. Sedangkan pada bilangan biner, system bilangan biner merupakan salah satu cara lain untuk melambangkan kuantitas dimana 1 (HIGH) dan 0 (LOW). Pada system bilangan biner tersebut, mempunyai nilai basis 2 dengan nilai pada setiap posisinya dibagi menjadi dua factor yang terdiri dari positivr powers of two dan negative powers of two. Aplikasi digital merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah bangunan hitungan biner sederhana. P...

Tugas 5 [Hani Rahmawati] Aljabar Boolean

Nama: Hani Rahmawati Kelas: 2D NIM: 2103015118     Aturan-aturan Aljabar Boolean Hukum dan Aljabar Boolean Boolean aljabar adalah aljabar yang berhubungan dengan variabel biner dan operasi logika, dimana aljabar boolean adalah sistem matematika yang terbentuk dari 3 operator logika berupa "negasi", Logika "AND" dan "OR". Aljabar Boolean adalah sistem matematika yang didasarkan pada logika yang memiliki seperangkat aturan atau hukum yang berguna dalam menentukan, mengurangi atau mengekspresikan ekspresi Boolean. Hukum-hukum aljabar Boolean: a.      Hukum komutatif penjumlahan Hukum Komutatif menjelaskan bahwa penukaran atau perubahan urutan variabel input atau sinyal masukan sama sekali tidak mempengaruhi variabel output suatu rangkaian logika. A + B = B + A Hukum Perkalian komutatif A . B = B . A b.      Hukum asosiatif penjumlahan Hukum Asosiatif menjelaskan bahwa perubahan urutan penyelesaian operasi pada variabel tid...